Newskata.com-Toraja — Dari tanah tinggi yang memeluk kabut pagi dan memelihara tradisi dalam setiap helaan napasnya, sebuah suara lantang kembali memecah sunyi. DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Toraja, melalui ketuanya Daming Sampe Suso, mengumandangkan dukungan penuh kepada Vonny Ameliani S., figur muda yang kini menjadi pusat perhatian dan tumpuan harapan dalam percaturan kepemudaan Sulawesi Selatan.
Di balik nada bicaranya yang lembut namun berbobot, Daming menghadirkan sikap khas Toraja: tenang, bijaksana, namun mengandung kekuatan moral yang sulit ditawar. Menurutnya, langkah Vonny bukan sekadar perjalanan politik, melainkan denyut baru yang menghidupkan kembali semangat pemuda untuk bangkit, bersatu, dan bergerak menuju perubahan yang lebih besar.
“Kami melihat dalam diri Saudari Vonny keteguhan, keberanian, dan daya juang yang sejalan dengan watak pemuda Sulawesi Selatan. Ia hadir bukan sebagai simbol, tetapi sebagai arus energi yang mampu menyatukan kekuatan dan menumbuhkan harapan baru,” ungkap Daming penuh keyakinan.
Ia menegaskan bahwa dukungan ini tidak lahir dari euforia sesaat, tetapi merupakan panggilan moral dari pemuda Toraja—sebuah komitmen yang berdiri kokoh seperti tongkonan yang melambangkan kehormatan dan keteguhan. DPD KNPI Toraja meyakini bahwa estafet kepemimpinan pemuda harus berada di tangan yang jernih cara pandangnya, tulus pengabdiannya, dan kuat pondasi idealismenya.
Di Toraja, tempat alam dan budaya bersatu dalam ritme yang mengajarkan ketegaran, dukungan ini memancar seperti sinar pagi yang menembus kabut. Ia memberi simbol bahwa dari puncak tanah tinggi pun, arus perubahan dapat mengalir deras menyusuri lembah-lembah Sulawesi Selatan, membawa pesan bahwa harapan generasi muda kini menemukan rumahnya.
Dengan pernyataan resmi ini, konsolidasi pemuda Sulawesi Selatan semakin menunjukkan arah yang matang dan berwibawa. Dukungan DPD KNPI Toraja bukan hanya memperkuat posisi Vonny Ameliani S., tetapi juga memantapkan gerak langkah seluruh pemuda yang merindukan kepemimpinan baru yang progresif dan membumi.
Dan kini, ketika kabut Toraja perlahan menepi, masa depan itu muncul dengan lebih terang. Langkah Vonny kian mantap, dukungan pemuda kian menguat, dan gema perubahan mulai terdengar hingga ke penjuru Sulawesi Selatan. Sebuah perjalanan yang baru saja dimulai—namun sudah terasa getarannya.

