Newskata.com-Makassar — Suasana hangat namun penuh semangat terasa memenuhi ruang pertemuan Hotel Golden Tulip, Jalan Sultan Hasanuddin Kota Makassar, Rabu (26/11/2025), ketika puluhan peserta dari unsur Dharma Wanita, pemuda, hingga pelaku UMKM pemula berkumpul untuk mengikuti kegiatan Pendampingan Usaha bagi UMKM Pemula.
Acara yang menjadi salah satu program strategis Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar ini resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Dra. A. Indrawaty BR, M.Si, yang hadir mewakili Kepala Dinas, Arlin Ariesta, S.STP., M.Si. Kehadirannya sekaligus menjadi penanda kuatnya komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong percepatan pertumbuhan UMKM mandiri, kreatif, dan berdaya saing.
“UMKM Bukan Hanya Tentang Jualan, Tapi Masa Depan Ekonomi Kota Kita”
Dalam sambutannya, Dra. A. Indrawaty BR, M.Si menyampaikan pesan penuh harapan dan penekanan bahwa pelaku UMKM pemula hari ini adalah calon fondasi ekonomi masa depan daerah.
“Pendampingan ini bukan hanya pelatihan. Ini adalah proses membangun keberanian, kepercayaan diri, dan arah usaha agar para pelaku UMKM dapat tumbuh naik kelas dan beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujarnya tegas.
Lebih jauh, ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan berbagai dukungan mulai dari pelatihan, penguatan koperasi, perizinan, hingga akses pembiayaan berbasis kebutuhan dan kelayakan usaha.
“Kami ingin UMKM tidak hanya lahir, tapi bertahan, tumbuh, lalu mampu bersaing di pasar lokal, nasional, bahkan global,” tambahnya disambut tepuk tangan peserta.
100 Peserta, Dua Narasumber, dan Satu Tujuan: UMKM Naik Kelas
Berdasarkan laporan panitia pelaksana yang disampaikan oleh Andi Tenri Beda, S.AP, kegiatan ini melibatkan 100 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, kader Dharma Wanita, pemuda, hingga masyarakat umum yang berminat memulai usaha.
Dua narasumber turut hadir berbagi pengalaman dan strategi praktis, yakni:
- Hj. Fatma Wahyuddin, ST., MM (Penasehat DWP Kota Makassar)
- Khairul Umam, ST., MT (Manager Inkubator UMKM Kota Makassar)
Materi yang dibawakan mencakup kewirausahaan dasar, branding, strategi pemasaran digital, manajemen keuangan sederhana, hingga pengembangan usaha berbasis teknologi.
Sinergi Pemerintah, Organisasi, dan Pelaku Usaha
Selain sebagai ruang belajar, kegiatan ini juga menjadi wadah jejaring dan kolaborasi. Para peserta tampak antusias bertanya, mencatat, berdiskusi, hingga beberapa sudah mulai menyampaikan ide usaha dan strategi pengembangannya.
Sekretaris Dinas menegaskan bahwa pendampingan ini tidak berhenti di ruang pelatihan.
“Kami memiliki inkubator UMKM. Setelah pelatihan, peserta masih akan didampingi, dipantau, dan diarahkan agar hasil pelatihan ini benar-benar berdampak dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Harapan: Dari Rumah Tangga Menjadi Kekuatan Ekonomi
Di akhir sesi pembukaan, Dra. A. Indrawaty BR, M.Si secara resmi menyatakan kegiatan dibuka sambil mengucapkan:
“Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pendampingan Usaha bagi UMKM Pemula secara resmi saya nyatakan dimulai.”
Kata pembuka itu disambut dengan tepuk tangan riuh—bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi simbol optimisme dan tekad para peserta untuk bergerak maju.
Penutup
Kegiatan pendampingan ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi lahirnya generasi pelaku usaha baru yang inovatif, modern, dan kokoh menghadapi tantangan zaman. Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan UKM kembali menunjukkan bahwa keberpihakan kepada UMKM bukan hanya wacana, tetapi aksi nyata yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan.
Karena pada akhirnya, UMKM bukan sekadar usaha kecil, melainkan denyut nadi ekonomi kota yang harus terus dijaga, dipupuk, dan diberdayakan.buh.
Dan perjalanan besar hari ini resmi dimulai.

