Newskata.com-MAKASSAR — Panggung politik kepemudaan Sulawesi Selatan kini berguncang keras. Dukungan besar dan terbuka dari Ketua Umum TIDAR (Tunas Indonesia Raya), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, kepada Vonny Ameliani Suardi bukan hanya menambah energi baru — tetapi juga mengubah arah kompetisi menuju kursi Ketua KNPI Sulsel.
Untuk pertama kalinya, dukungan nasional muncul bukan dalam bentuk basa-basi politik — melainkan deklarasi penuh keyakinan.
“Vonny bukan hanya calon — dia adalah jawaban. Ia punya integritas, kerja nyata, dan kemampuan memimpin generasi muda Sulsel ke era yang lebih modern dan bersatu,” tegas Rahayu dalam pernyataan yang langsung menguatkan posisi Vonny di barisan terdepan.
Vonny: Bukan Sekadar Figur — Tapi Representasi Generasi Baru
Selama ini, dinamika KNPI Sulsel kerap identik dengan tarik-menarik kepentingan, fragmentasi, dan rivalitas internal. Namun nama Vonny Ameliani Suardi hadir sebagai antitesis dari pola lama — membawa gaya kepemimpinan yang profesional, inklusif, dan berorientasi masa depan.
Dukungan demi dukungan dari:
- Organisasi kepemudaan nasional
- Basis DPD II di daerah
- Tokoh pemuda berpengaruh
- dan kini TIDAR pusat
menunjukkan satu hal: Vonny bukan kandidat biasa — ia fenomena yang sedang terjadi.
TIDAR Pusat Siap Jadi Garda Belakang
Pernyataan lanjutan Rahayu semakin menegaskan kesan bahwa perjalanan menuju kursi KNPI Sulsel bukan sekadar kontestasi — tetapi kesiapan transformasi total.
“Kami di TIDAR menyiapkan ruang, dukungan, dan penguatan. Pemimpin seperti Vonny tidak hanya dibutuhkan di Sulsel — ia harus tampil di panggung nasional,” tambahnya.
Pesan itu dianggap sebagai signal keras pada rival bahwa peta kekuatan kini tidak lagi setara.
Ini bukan lagi pertarungan lokal — ini sudah menyentuh jejaring nasional.
Para Rival Panas, Para Pendukung Solid
Di berbagai forum internal KNPI, dukungan terhadap Vonny disebut memicu “political shockwave”. Rival politik mulai berhitung ulang. Nama-nama yang sebelumnya percaya diri kini mulai hati-hati menyusun strategi.
Fakta sederhana tapi tak terbantahkan:
Vonny tidak hanya membawa nama diri — ia membawa mesin politik, dukungan struktural, dan legitimasi nasional.
Menuju Musda: Bukan Lagi Siapa Maju — Tapi Siapa Siap Mengikuti Arah Baru
Momentum ini menjadi pertanda bahwa KNPI Sulsel tengah memasuki fase penentuan. Dan hari ini, arah angin tampaknya jelas:
Generasi baru siap mengambil alih.
Model lama perlahan kehilangan relevansi.
Kepemimpinan transformasional semakin diinginkan.
Penutup: Ini Baru Pemanasan
Dengan dukungan dari Rahayu Saraswati, langkah politik Vonny kini tidak sekadar berlanjut — tetapi melaju.
Dan bagi mereka yang masih ragu:
Ini bukan sekadar dukungan — ini pernyataan bahwa era baru kepemudaan Sulsel telah dimulai.
Dan pertanyaannya kini hanya satu:
Apakah KNPI Sulawesi Selatan siap menerima perubahan — atau akan tertinggal olehnya.

