Makassar — Peta politik pemuda di Sulawesi Selatan semakin bergeser ke titik klimaks, dan di tengah dinamika itu, satu sikap terlihat paling tegas: Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) tidak goyah dan tetap kokoh di barisan mendukung Vonny Ameliani Suardi sebagai calon Ketua DPD KNPI Sulsel.
Sejak hari pertama proses penjaringan dimulai, KBNU menjadi salah satu unsur paling awal yang menyatakan dukungan resmi dan menyerahkan mandat terhadap Vonny. Bukan sekadar dukungan formalitas—melainkan deklarasi komitmen politik yang lahir dari penilaian matang, konsolidasi internal, dan keyakinan bahwa pemimpin muda ini memiliki kapasitas untuk membawa KNPI Sulsel menuju era baru yang lebih inklusif, progresif, dan solid.
Ketua GP Ansor Sulawesi Selatan, Rusdi, menegaskan bahwa keputusan KBNU bukan keputusan instan, bukan pula respons situasional—melainkan sikap strategis yang sudah dirumuskan sejak awal.
“KBNU solid buat Vonny dan tidak bergeser sedikit pun. Mandat sudah kami berikan dari awal dan itu komitmen yang tidak akan berubah,” tegas Rusdi dengan nada yang menunjukkan finalitas sikap politik.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa dukungan KBNU bukan sekadar simbolik, tetapi merupakan kontrak moral dan organisatoris yang telah dikunci rapat-rapat.
Nada yang sama menguat dari Ketua PMII Sulawesi Selatan. Ia menyebut bahwa seluruh unsur KBNU—dari struktur formal hingga jaringan kader—berjalan dalam satu komando.
“Tidak ada wacana lain. Tidak ada pergeseran. KBNU satu suara untuk Bu Vonny. Kami bersama sejak awal dan tetap bersama hingga akhir,” ujarnya.
Dukungan yang konsisten ini lahir dari evaluasi objektif terhadap rekam jejak Vonny: kedekatannya dengan organisasi pemuda lintas ideologi, kemampuannya membangun ruang dialog, serta visi kepemimpinan yang mampu menyatukan kelompok besar organisasi pemuda — yang selama ini kerap terpolarisasi.
Dengan semakin terbukanya dukungan terang-terangan dari unsur besar seperti KBNU, peta pertarungan menuju kursi Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan tampak semakin mengerucut.
Jika organisasi pemuda adalah orkestrasi politik, maka Vonny Ameliani Suardi kini memainkan nada kemenangan—dan KBNU menjadi konduktor yang memastikan ritmenya tetap solid dan tidak sumbang.
Di penghujung dinamika menjelang musyawarah, satu pesan KBNU menggema kuat:
“Dukungan bukan sekadar pilihan—tetapi sikap.”
Dan sikap itu, tanpa ragu, untuk memenangkan Vonny Ameliani Suardi

