NEWSKATA.COM, Makassar – Sanggar Seni Budaya Lolo Bayo Baji Areng sukses menggelar latihan perdana dengan menampilkan Tari Paraga, tarian tradisional yang sarat nilai kebersamaan, keberanian, dan identitas budaya masyarakat pulau. Kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan mendapat antusiasme tinggi dari para pegiat seni serta warga setempat, Sabtu (17/01/2026).
Latihan perdana tersebut menjadi penanda bangkitnya kembali ruang-ruang ekspresi seni budaya di Kodingareng, sekaligus wujud nyata komitmen masyarakat dalam menjaga dan merawat warisan budaya leluhur agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Lurah Kodingareng, Sachrir, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja kolektif Sanggar Seni Budaya Lolo Bayo Baji Areng.
“Sanggar ini bukan sekadar tempat latihan seni, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan penguatan identitas budaya. Dari sinilah generasi muda belajar mencintai akar budayanya sendiri,” ujarnya. Ia menegaskan pemerintah kelurahan akan terus mendukung kegiatan pelestarian budaya yang tumbuh dari masyarakat.
Tokoh Masyarakat Kodingareng, Nur Eda, turut mengapresiasi pelaksanaan latihan perdana tersebut. Menurutnya, kehadiran sanggar seni menjadi harapan besar bagi keberlanjutan budaya pulau.
“Budaya adalah ruh kehidupan masyarakat. Jika sanggar-sanggar seperti ini terus hidup, maka jati diri Kodingareng akan tetap terjaga dan tidak hilang ditelan zaman,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua RW 02 Kodingareng, Ikramullah, menyampaikan dukungan penuh atas aktivitas Sanggar Seni Budaya Lolo Bayo Baji Areng. Ia berharap sanggar ini dapat menjadi ruang pembinaan generasi muda.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberi ruang positif bagi anak-anak dan pemuda untuk berkarya, berlatih disiplin, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya sendiri,” katanya.
Selain sebagai ruang pelestarian budaya, Sanggar Seni Budaya Lolo Bayo Baji Areng juga menyatakan kesiapannya untuk tampil pada event Silaturahmi RT/RW se-Kota Makassar yang akan digelar pada 8 Februari 2026 di Pantai Bosowa. Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi ajang memperkenalkan kekayaan seni budaya Kodingareng kepada masyarakat yang lebih luas.
Dengan digelarnya latihan perdana ini, Sanggar Seni Budaya Lolo Bayo Baji Areng diharapkan mampu menjadi pusat pelestarian seni budaya lokal, memperkuat kebersamaan warga, serta menjadi benteng kultural masyarakat Kodingareng di tengah arus modernisasi. (*)

