NEWSKATA.COM, Makassar – Pemerintah Kelurahan Kodingareng menggelar rapat koordinasi bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, serta para Ketua RT dan RW guna membahas keberlanjutan operasional incinerator pengelolaan sampah yang telah dihadirkan oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Kehadiran incinerator tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kodingareng. Pasalnya, alat ini dinilai sangat membantu dalam mengendalikan persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di wilayah kepulauan. Namun demikian, dalam pelaksanaannya muncul kendala operasional, khususnya terkait kebutuhan bahan bakar solar saat incinerator dijalankan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Lurah Kodingareng Sachrir, menginisiasi rapat koordinasi untuk mencari solusi bersama agar incinerator tetap dapat beroperasi secara berkelanjutan. Dalam forum musyawarah tersebut, para Ketua RT dan RW mengusulkan adanya partisipasi awal dari unsur pemerintah kelurahan dan lembaga masyarakat sebagai bentuk keteladanan.
Sebagai hasil kesepakatan, Lurah Kodingareng beserta jajaran menyatakan kesiapannya untuk menjadi donatur dengan menyisihkan dana sebesar Rp25.000 per bulan. Hal serupa juga disampaikan oleh PJ Ketua LPM yang bersedia berpartisipasi dengan menyisihkan sebagian penghasilannya demi mendukung operasional incinerator.
Lurah Kodingareng, Sachrir, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat.
“Incinerator ini adalah milik kita bersama. Persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat. Kami memulai dari internal kelurahan dan LPM sebagai bentuk contoh, agar ke depan masyarakat juga ikut berpartisipasi sesuai kemampuan,” ujar Sachrir.
Ia menambahkan, partisipasi tersebut akan dilakukan secara bertahap dan mengedepankan prinsip gotong royong, sehingga tidak memberatkan warga, namun tetap menjamin keberlanjutan pengelolaan sampah di Kelurahan Kodingareng.
Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan operasional incinerator dapat terus berjalan dan menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat Kodingareng.(*)

