Newskata.com-Makassar — Musyawarah Daerah XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Horison, Makassar, Selasa (9/12/2025), menutup dinamika panjang dan penuh tensi dengan keputusan yang mengejutkan namun tegas: Vonny Ameliani Suardi resmi terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan secara aklamasi.
Putusan ini mengakhiri tarik-ulur dukungan yang sempat menjadi perbincangan hangat di ruang forum, lorong rapat, hingga lobi hotel tempat Musda berlangsung.
Dominasi Dukungan Tak Terbalaskan
Vonny memperoleh dukungan mayoritas mutlak dari peserta Musda:
- 48 dukungan OKP dari total 59 OKP pemilik suara, serta
- 20 dukungan DPD II KNPI dari total 24 kabupaten/kota.
Perolehan dukungan tersebut bukan hanya melewati ambang batas 50+1, tetapi menciptakan jarak yang tidak mampu dikejar oleh kandidat lain.
Beberapa peserta Musda bahkan menyebut hasil ini sebagai bentuk “solidaritas politik pemuda yang paling rapih dalam beberapa Musda terakhir.”
Forum Memilih Jalan Aklamasi
Dengan kekuatan dukungan yang nyaris absolut, pimpinan sidang akhirnya menyatakan forum memilih mekanisme aklamasi.
Tidak ada interupsi yang menolak, tidak ada voting tandingan, dan tidak ada argumen yang mampu menahan keputusan forum.
Keputusan itu disambut beragam ekspresi:
Ada yang menepuk tangan pelan, ada yang tersenyum lega, dan tak sedikit pula yang saling berbisik:
“Musda sudah memutuskan, dan arah KNPI Sulsel sudah jelas.”
DPP KNPI Pastikan Legitimasi Proses
Musda ini turut dikawal langsung oleh unsur pimpinan DPP KNPI, Razikin Jurait, Wakil Ketua Umum DPP KNPI.
Kehadirannya menjadi penegas bahwa seluruh tahapan — mulai dari verifikasi OKP, DPD II, hingga penetapan hasil — berjalan sesuai mekanisme dan struktur organisasi nasional.
Dengan demikian, hasil Musda bukan sekadar keputusan lokal, namun bagian dari garis organisasi secara nasional.
Momentum Emosional: Video Mantan Ketua KNPI Sulsel Beredar
Di sela dinamika Musda, sebuah video mantan Ketua KNPI Sulsel, Dr. Imran Eka Saputra, beredar di kalangan peserta. Video itu memuat pesan moral agar KNPI tetap menjadi rumah besar pemuda, bukan arena pertikaian berkepanjangan hingga membuat seluruh peserta Musda bertepuk tangan atas orasi singkatnya tentang berbalik dukungan dari Fadel ke vonny karna ketersinggungan cara Oknum DPP KNPI sangat kasar dan menyebutkan nama oknum Ludikson Siringoringo mari kita berdialektika ini tanah sulawesi selatan yang sangat kami jaga.
Video itu dianggap banyak peserta sebagai momen simbolik — seolah “tongkat estafet” kepemimpinan kini telah berpindah kepada generasi penerus.
Harapan Baru, Ekspektasi Tinggi
Dengan kemenangan aklamasi ini, langkah Vonny Ameliani Suardi memasuki babak baru kepemimpinan pemuda Sulawesi Selatan. Beban dan harapan kini melekat bersamaan:
- Pemulihan soliditas OKP
- Memperkuat konsolidasi lintas daerah
- Meningkatkan peran pemuda dalam kebijakan publik
- Menghadirkan KNPI sebagai organisasi yang modern, relevan, dan progresif
Penutup: Musda Selesai, Sejarah Baru Dibuka
Terpilihnya Vonny secara aklamasi bukan sekadar hasil formal Musda, namun momentum konsensus bahwa pemuda Sulawesi Selatan ingin arah baru — lebih kolaboratif, lebih inklusif, lebih strategis.
Kini, setelah bendera aklamasi dikibarkan, satu pertanyaan menggantung di ruang publik:
Bisakah KNPI Sulsel di bawah kepemimpinan Vonny Ameliani Suardi menjawab tantangan masa depan pemuda Sulawesi Selatan?
Waktu yang akan menjawab — namun Musda XVI sudah mencatat satu kalimat sejarah:
📌 Era baru KNPI Sulawesi Selatan telah dimulai.

