Newskata. Com, Jakarta — Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menegaskan bahwa dinamika pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Sulawesi Selatan saat ini masih berada dalam koridor mekanisme organisasi dan belum dapat disimpulkan secara sepihak oleh publik.
Melalui Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), DPP KNPI mengingatkan seluruh elemen KNPI, termasuk pengurus daerah dan organisasi kepemudaan (OKP), untuk menahan diri dari narasi spekulatif yang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
DPP KNPI menilai bahwa perbedaan pandangan dalam proses Musda merupakan hal yang wajar dalam organisasi besar seperti KNPI. Namun demikian, setiap tahapan dan keputusan organisasi harus berpijak pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta ketentuan organisasi yang berlaku.
“DPP KNPI saat ini masih melakukan pendalaman dan verifikasi terhadap seluruh proses Musda KNPI Sulsel. Oleh karena itu, belum ada keputusan final yang dapat dijadikan rujukan sah oleh pihak manapun,” ujar perwakilan DPP KNPI Bidang OKK. Senin (29/12/2025)
DPP KNPI juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas organisasi dan soliditas kader pemuda di Sulawesi Selatan. Menurut DPP, dinamika internal tidak seharusnya berdampak pada terganggunya peran strategis KNPI sebagai wadah berhimpun pemuda dan mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.
Selain itu, DPP KNPI mengimbau seluruh pihak agar mengedepankan etika organisasi, dialog konstruktif, serta menghormati proses yang sedang berjalan. Penyelesaian Musda, lanjut DPP KNPI, akan dilakukan secara objektif, transparan, dan bertanggung jawab demi menjaga marwah organisasi.
“KNPI adalah rumah besar pemuda. Setiap langkah yang diambil harus mencerminkan kedewasaan berorganisasi dan semangat persatuan,” tegasnya.
DPP KNPI memastikan akan menyampaikan keputusan resmi kepada publik setelah seluruh tahapan evaluasi dan mekanisme organisasi diselesaikan secara menyeluruh.

