NEWSKATA.COM, Makassar — Upaya pengurangan volume sampah di wilayah kepulauan terus dilakukan melalui berbagai pendekatan, salah satunya melalui peran sukarela lingkungan. Ramli , seorang warga yang secara sukarela bergerak di bidang pengelolaan sampah, menjadi contoh nyata edukasi pengurangan sampah di Pulau Kodingareng, Kamis (15/01/2026).
Dengan penuh kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, Ramli secara konsisten melakukan pemilahan dan pengumpulan sampah, khususnya sampah plastik, untuk mengurangi jumlah sampah yang berakhir mencemari lingkungan pulau dan laut. Aktivitas ini sekaligus menjadi bentuk edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Ramli menyampaikan bahwa pengurangan volume sampah di pulau tidak harus selalu dimulai dari program besar, tetapi bisa dilakukan dari langkah sederhana dan keinginan individu.
“Apa yang kita lakukan hari ini akan berdampak langsung pada laut dan kehidupan kita sendiri. Kalau sampah bisa dipilah dan dimanfaatkan, maka jumlah sampah yang dibuang ke laut bisa dikurangi,” ujar Ramli.
Langkah yang dilakukan Ramli dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis lingkungan, terutama di wilayah kepulauan yang sebagian besar warganya menggantungkan kehidupan dari laut.
Kehadiran sosok sukarelawan seperti Ramli diharapkan dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi masyarakat lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus mendukung program pengurangan sampah dan pelestarian ekosistem laut.
Melalui edukasi langsung dan keteladanan di lapangan, upaya pengurangan volume sampah di Pulau Kodingareng diharapkan terus berkembang dan menjadi gerakan bersama demi lingkungan pulau yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

