Perwakilan PMII Bulukumba melaporkan dugaan sabotase aksi ke Satreskrim Polres Bulukumba, Kamis (12/03/2026).
Newskata.com, Bulukumba — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bulukumba bersama Komunitas Sopir Travel Bulukumba menilai terdapat upaya sabotase dalam aksi unjuk rasa yang mereka gelar pada Kamis (12/03/2026).
Koordinator Lapangan aksi, Almuhajirin, mengatakan bahwa terdapat dua oknum yang diduga terlibat dalam penyebaran informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta kegiatan aksi di lapangan.
Menurutnya, tindakan tersebut dianggap mencederai marwah organisasi PMII karena adanya foto aksi yang beredar di salah satu media online dan disebarluaskan oleh seseorang berinisial SM, yang dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta memicu adu domba.
“Foto aksi tersebut disebarluaskan tanpa adanya konfirmasi kepada jajaran pengurus PMII Cabang Bulukumba hingga berita tersebut diterbitkan,” ujar Almuhajirin saat dimintai keterangan.
Ia menegaskan bahwa pihaknya meminta agar dua oknum tersebut segera diproses oleh pihak yang berwenang dan bertanggung jawab atas penyebaran informasi yang dianggap tidak sesuai dengan gambar maupun isi pemberitaan.
“Oleh karena itu, kami meminta agar dua oknum tersebut segera diproses oleh pihak yang berwenang dan diberikan tindakan tegas atas penyebaran berita yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” tegasnya.
Almuhajirin yang akrab disapa Jirin juga menyebutkan bahwa terdapat dua orang yang diduga terlibat dalam persoalan ini, yakni SM yang menyebarluaskan postingan dari portal berita online, serta AS yang disebut sebagai pihak yang menyampaikan narasi dalam pemberitaan tersebut.
“Kami sudah melaporkan dua oknum tersebut kepada pihak berwajib. Kami merasa keberatan karena aksi kami seolah disabotase melalui pengambilan gambar dan pembentukan framing di luar pengetahuan kami,” pungkasnya.

